Tips Menyimpan Daging Siap Saji

Tips Menyimpan daging siap sajiDaging adalah salah satu sumber protein yang sangat diperlukan untuk tubuh. Menyajikan daging ada beberapa cara, dapat disajikan sebagai menu utama atau sebagai campuran ketika membuat menu sayuran atau mie. Nah untuk penyajian sebagai topping/adding menu, tentunya daging hanya dipakai sebagian saja bukan?

Kini timbul masalah ekonomisnya, membeli daging dengan porsi kecil tidak ekonomis bagi keuangan Anda. Akan jauh lebih murah harganya apabila kita membeli dalam porsi yang lebih besar. Masalah kedua, jika Anda membeli dalam porsi besar disimpan di mana? Jika di simpan di lemari es akan tidak praktis saat kita secara dadakan ingin memakainya. Bayangkan saja berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencairkan daging beku.

Coba cara praktis untuk menyimpan daging di dalam lemari pembeku:

  1. Siapkan ‘bumbu dasar’ yang antara lain sedikit kecap manis, gula, merica, dan garam secukupnya. Jika dirasa perlu, tambahkan cacahan bawang putih atau bumbu lain (misal: ketumbar) ke dalam bumbu tadi, atau bumbu tambahan. Buat variasi bumbu untuk dapat dipergunakan dalam berbagai masakan, misal: bumbu manis, bumbu asin, atau bumbu ketumbar, yang kemudian dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan memasak Anda.
  2. Potong-potong daging sesuai dengan ukuran yang Anda inginkan
  3. Rendam potongan daging tadi ke dalam ‘bumbu dasar’ yang Anda siapkan tadi
  4. Siapkan kantung plastik, dan masukkan ke dalam plastik daging bersama bumbu tadi. Keringkan permukaan luar plastik
  5. Siapkan potongan kertas, tulis isi plastik tadi, misal: ayam bumbu asin, atau daging kambing bumbu manis, atau daging kambing bumbu ketumbar
  6. Masukkan plastik berisi daging dan potongan kertas tadi ke dalam kantung plastik kedua
  7. Simpan dalam lemari pembeku

Memasak berikutnya akan sangat mudah, jika Anda ingin menyajikan sayur pare masak tauco dengan nuansa asin, tinggal ambil daging bumbu asin, lelehkan, masak bersama pare, tambahkan tauco secukupnya, voila…. sayur pare masak tauco akan jauh lebih cepat tersaji, lagipula, bumbunya sudah meresap ke dalam daging tadi. Praktis dan efisien bukan? (kpl/bee)

Sumber : kapanlagi.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*